Siapakah Gereja itu ?

Pasal 16: Gereja.

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Al-lah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” (Matius 16:15-18)

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberkan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:18-20)

Apakah Al-lah bermaksud supaya hanya Alkitab saja yang menjadi petunjuk keselamatan?
Tidak. karena banyak hal dalam Alkitab dalam disalah pahami.
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri. (2 Petrus 1:20)
Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain. (2 Petrus 3:16)

Apa yang Yesus lakukan untuk memastikan supaya ajaran-ajaran-Nya tidak akan pernah disalah mengerti?
Dia mendirikan sebuah Gereja.
“..jemaat Al-lah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.(1 Timotius 3:15)

Kapankah Yesus mendirikan Gereja-Nya?
Nyaris 2000 tahun yang lalu.

Ada berapa banyak Gereja yang Yesus dirikan?
Hanya satu.
“Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” (Matius 16:18)
“mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.” (Yoh 10:16)

Berapa lama Yesus ingin Gereja-Nya bertahan?
Sampai akhir dunia.
“Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman. (Matius 28:20)

Dapatkah kita menemukan dan mengenali Gereja-Nya pada jaman modern ini?
Ya, inilah Gereja yang memiliki suksesi dari para Rasul dalam sejarahnya dan otoritasnya; Ini adalah Gereja yang universal dan kudus dan bersatu. Gereja tidak dapat mengajarkan kesalahan dan tidak dapat dihancurkan.
“dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.” (Matius 28:20)

Apakah hanya ada satu Gereja yang memiliki syarat-syarat ini?
Ya, hanya Gereja Katolik.
“Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.” (Lukas 10:16)

Mengapa hubungan langsung dengan para Rasul itu begitu penting?
Karena kepada para Rasul-lah Yesus memberikan kuasa-Nya untuk membuat peraturan dan mengajar.
Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu. (Yoh 20:21)
Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku…dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.” (Matius 28:18-20) 

Mengapa Gereja Yesus disebut “Katolik”?
Karena Gereja-Nya adalah bagi semua orang dari segala bangsa dan sepanjang masa dan mengajarkan segala doktrin-doktrin dari Yesus. Katolik artinya universal.

Kapankah nama “Katolik” pertama kali digunakan oleh Gereja Yesus?
Pada tahun 110 Masehi oleh Santo Ignatius dari Antiokia, yang menulis: “Dimana ada Yesus Kristus, disanalah ada Gereja Katolik.” (Ad Smyr. 8:2)
“Gereja disebut dengan sebutan Katolik oleh semua musuh-musuhnya, juga oleh anak-anaknya. Para kaum bidaah dan skismatik tidak dapat memanggil Gereja dengan sebutan lain selain Katolik, karena mereka tidak akan dimengerti kecuali jika mereka menggunakan nama yang mana Gereja dikenal oleh seluruh dunia.” (Santo Agustinus, abad ke-4)

Apakah Gereja Katolik tersebar di seluruh dunia?
Ya, anggotanya berjumlah 1.045.000.000 (sensus akhir 1999) yang terdiri dari selama macam ras dan suku bangsa dari segenap penjuru dunia. Pertumbuhan yang luar biasa dari Gereja, meskipun banyak halangan-halangan besar dan penindasan yang kejam, adalah suatu tanda yang pasti bahwa inilah Gereja Yesus Kristus.

Mengapa kita mengatakan bahwa Gereja Katolik itu kudus?
a) Pendirinya, Yesus Kristus adalah kudus.
b) Gereja mengajarkan doktrin-doktrin yang kudus.
c) Gereja memberikan kepada anggota-anggotanya segala hal yang perlu untuk hidup kudus.
d) beribu-ribu anggotanya dari segala lapisan masyarakat dari segala masa telah menjadi orang-orang kudus.

Apakah yang dimaksud dengan kesatuan dari Gereja Katolik?
Persatuan berarti semua umat Katolik di seluruh dunia:
a) percaya pada doktrin-dotrin yang sama
b) patuh pada peraturan-peraturan yang sama
c) semua dipersatukan dibawah otoritas Sri Paus.
“Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita.” (Yaoh 17:20-21) 

Mengapa Gereja Katolik tidak akan pernah mengajarkan hal-hal yang salah?
Alkitab menyebut Gereja sebagai Tubuh Kristus. Jika Gereja dapat mengajarkan kesalahan maka bisa diasumsikan bahwa Yesus sendiri juga mengajarkan kesalahan. Maka Al-lah mencegah hal ini terjadi dengan rahmatNya yang khusus.

Dapatkah kita mengatakan bahwa ketika Gereja mengajar doktrin-doktrin iman dan moral secara resmi, adalah sama seperti Kristus sendiri yang mengajar?
Ya, karena:
a.) Sesungguhnya Gereja adalah rupa Kristus sendiri. Santo Paulus menyebut Gereja sebagai “Kristus” (1 Korintus 12:12). Yesus sendiri mengindentifikasi Gereja-Nya sebagai “Aku” (Kisah 9:4)
b.) Yesus pernah berkata bahwa dengan mendengarkan Gereja-Nya maka kita mendengarkan Dia.
“Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.” (Lukas 10:16)

Karunia khusus apakah yang Yesus berikan kepada Gereja-Nya untuk menjaminnya dari kesalahan?
Dia mengirim Roh Kudus, Pribadi Ketiga dari Trinitas Mahakudus, untuk berdiam dalam Gereja dan para anggota-anggotanya dan untuk membimbing Gereja pada seluruh kebenaran.
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Al-lah dan bahwa Roh Al-lah diam di dalam kamu?” (1 Korintus 3:16)
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.” (Yohanes 16:13)

Mengapa Gereja Katolik tidak akan pernah musnah?
Karena Yesus berjanji bahwa “alam maut tidak akan menguasainya.” (Matius 16:18)
“Al-lah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya.” (Daniel 2:44)

Apakah ada suatu kewajiban moral untuk menjadi anggota Gereja Katolik?
Ya, semacam suatu sakramen atau tanda persatuan yang intim dengan Al-lah dan sebagai instrumen yang didirikan oleh Yesus untuk mempersatukan kita semua dengan-Nya sebagai Juru Selamat kita.

Poin-poin Praktis!

  • Gereja Katolik menerima anggota-anggota dari gereja-gereja Kristen lainnya dengan hormat dan kasih sebagai saudara-saudari seiman. Kita percaya bahwa semua yang percaya pada Yesus Kristus dan telah dibaptis secara sebagaimana mestinya, sesungguhnya telah dibawa kedalam persekutuan dengan Gereja Katolik meskipun tidak secara seutuhnya.
  • Akan tetapi para saudara-saudari kita yang terpisah… tidak dikaruniai dengan persatuan yang dikehendaki oleh Yesus Kristus bagi semua orang yang telah dilahirkan kembali olehNya dan dipersatukan dalam satu tubuh dan hidup yang baru .. Karena hanya melalui Gereja Katolik milik Yesus lah, yang adalah segenap jalan keselamatan, jalan keselamatan yang seutuhnya bisa didapatkan. Kita percaya bahwa Tuhan Yesus hanya mempercayakan kepada para Rasul dan penerusnya yang mana Petrus sebagai pemimpinnya, semua berkat-berkat Perjanjian Baru, untuk membangun di dunia satu Tubuh Kristus yang mana semua orang yang telah menjadi bagian umat Al-lahdengan satu atau lain cara, dipersatukan secara sepenuhnya. (Konsili Vatikan II dalam hal Ekumenisme)