Bab 1.5 – KETIMPANGAN GLOBAL

Lanjutan Bab 1. V. KETIMPANGAN  GLOBAL. 48. Lingkungan manusia dan lingkungan alam merosot bersama-sama, dan kita tidak dapat secara memadai menangani kemerosotan lingkungan alam jika kita tidak memperhatikan sebab-sebab   yang berkaitan dengan kemerosotan manusia dan masyarakat. Sesungguhnya, kerusakan lingkungan dan kemerosotan masyarakat le- bih berdampak terhadap pihak yang paling lemah di bumi: “Baik pengalaman hidup…

Bab 1.6 – TANGGAPAN-TANGGAPAN YANG LEMAH

Lanjutan Bab 1. 6. Tanggapan – Tanggapan yang Lemah. 53. Situasi ini  menyebabkan   saudari   bumi,   bersama dengan semua yang ditinggalkan oleh dunia kita, menangis, memohon agar kita mengambil arah lain. Belum pernah kita begitu menyakiti dan menyalahgunakan rumah kita bersama, seperti dalam dua ratus tahun terakhir. Namun kita dipanggil untuk menjadi instrumen Al-lah  Bapa  agar…

Bab 1.7 – KERAGAMAN PENDAPAT

Lanjutan Bab 1. VII. KERAGAMAN  PENDAPAT 60. Akhirnya kita perlu mengakui bahwa telah dikembangkan pandangan dan garis pemikiran yang berbedabeda tentang situasi saat ini dan tentang solusi yang dimungkinkan. Di ujung yang satu, ada pihak yang kuat mempertahankan mitos kemajuan dan menegaskan bahwa masalah ekologi akan dipecahkan hanya melalui penerapan teknologi baru, tanpa perlu pertimbangan…

BAB 2 – KABAR BAIK PENCIPTAAN

KABAR BAIK PENCIPTAAN. 62. Mengapa dalam  dokumen  yang  ditujukan  kepada semua orang yang berkehendak baik, dimuat suatu bab yang mengacu pada keyakinan iman? Saya sadar bahwa dalam bidang politik dan filsafat, ada yang tegas menolak gagasan tentang Pencipta, atau menganggapnya tidak relevan lalu mengesampingkan—sebagai sesuatu yang irasional—kekayaan yang dapat disumbangkan oleh agama-agama kepada suatu ekologi…

Bab 2.1 – CAHAYA YANG DITAWARKAN IMAN

Lanjutan Bab 2. I.  CAHAYA YANG DITAWARKAN IMAN 63. Mangingat kompleksitas krisis ekologis dan pelbagai sebabnya, kita harus menyadari bahwa solusi tidak akan muncul dari hanya satu cara menafsirkan dan mengubah realitas. Perlu juga meminta bantuan dari kekayaan budaya bangsa-bangsa yang beragam, seni dan puisi, kehidupan batin dan spiritualitas. Jika kita benar-benar berusaha  untuk mengembangkan…

BAB 2.2 – HIKMAT CERITA-CERITA ALKITAB

Lanjutan Bab 2.  II. Hikmat  Cerita-Cerita Alkitab; 65. Tanpa mengulang  seluruh  teologi  penciptaan, kita bisa bertanya apa yang dikatakan Alkitab melalui kisah tentang relasi manusia dan dunia. Dalam cerita penciptaan yang pertama dalam Kitab Kejadian, rencana Allah meliputi penciptaan manusia. Setelah menciptakan laki-laki  dan  perempuan,  “Allah  melihat  segala  yang dijadikan-Nya  itu,  sungguh  amat  baik” . Alkitab…

Bab 2.3 – MISTERI ALAM SEMESTA

Lanjutan bab 2. III. MISTERI ALAM SEMESTA 76. Dalam tradisi Yahudi-Kristen, kata “ciptaan” memiliki arti lebih luas daripada “alam”, karena ada hubungannya dengan proyek kasih Al-lah di mana setiap makhluk memiliki nilai dan arti. Alam biasanya dimengerti sebagai sistem yang dapat dipelajari, dipahami, dan dikelola, sedangkan ciptaan hanya dapat dipahami sebagai hadiah dari tangan terbuka…

Bab 2.4 – PESAN SETIAP MAKHLUK DALAM HARMONI SELURUH CIPTAAN

Lanjutan bab 2. IV. PESAN SETIAP MAKHLUK DALAM HARMONI SELURUH CIPTAAN 84. Penegasan kita bahwa manusia adalah gambar Al-lah,tidak boleh membuat kita lupa bahwa setiap makhluk memiliki fungsi sendiri dan tidak ada satu pun yang berlebihan. Seluruh alam semesta materiil adalah bahasa cinta Al-lah, kasih sayang-Nya yang tak terbatas bagi kita. Tanah, air, gunung, semuanya…

Bab 2.5 – PERSEKUTUAN UNIVERSAL

Lanjutan Bab 2. 5. PERSEKUTUAN   UNIVERSAL 89. Makhluk-makhluk dunia ini tidak dapat dianggap sebagai barang tanpa pemilik: “mereka adalah milik-Mu, ya Tuhan, yang mencintai kehidupan” (Kebijaksanaan 11:26). Ini adalah dasar keyakinan bahwa, karena diciptakan oleh Bapa yang sama, kita dan semua makhluk alam semesta disatukan oleh ikatan yang tak kelihatan, dan membentuk semacam keluarga universal,…

Bab 2.6 – TUJUAN UMUM HARTA BENDA

  Lanjutan Bab 2. 6. TUJUAN UMUM HARTA BENDA. 93. Beriman atau  tidak,  kita  sekarang  sepakat bahwa bumi pada dasarnya adalah warisan bersama; buahnya harus menjadi berkat untuk semua. Bagi orang- orang beriman ini merupakan soal kesetiaan kepada Sang Pencipta, karena Tuhanlah yang menciptakan dunia untuk semua. Oleh karena itu, setiap pendekatan ekologis harus meliputi…